← Kembali ke Katalog
Katalog/Anak & Remaja/PANGERAN KODOK DAN SERULING AJAIB Menghapus Kutukan Istana Lumpur

PANGERAN KODOK DAN SERULING AJAIB Menghapus Kutukan Istana Lumpur

Kategori: Anak & Remaja, Ceriita Dongeng Anak | Dilihat: 0 Kali

Harga Saat Ini

Rp 8.500 Rp 10.00015%

Preview Audio

Dengarkan cuplikan singkat sebelum membeli.

Preview utama

Detail Produk

Bahasa:Indonesia
Format:MP3
Penulis:Kak Nisa
Narator:Ayu
Durasi:32:25
Penerbit:Duta Ilmu Press
Peringkat:5.00

Share:

Deskripsi

"Halo, Petualang Cilik yang Hebat! Apakah kalian sudah siap untuk melompat tinggi ke dunia yang penuh warna, musik, dan keajaiban? Pakai sepatu bayangan kalian, kencangkan sabuk keberanian kalian, dan mari kita terbang menuju Danau Kristal yang indah! Boing! Boing! Wusss! Lihat itu! Ada si Hijau yang melompat tinggi sekali. Hap! Dia mendarat dengan gaya hebat di atas daun teratai yang lebar. Namanya Pangeran Koko. Dia pahlawan kodok yang keren, lho! Lihat jubah emasnya yang terbang-terbang ditiup angin dan mahkota kecilnya yang berkilau. Matanya bulat besar dan selalu tampak ceria. "Hap! Aku datang!" seru Pangeran Koko sambil berkacak pinggang. "Wah, hari ini cerah sekali, ya!" Tapi tiba-tiba... Blep! Slurrrp! Crat! Sebuah gelembung lumpur raksasa berwarna cokelat tua meletus di depan hidung Koko! Oh-no! Apa yang terjadi?

Misteri Istana Lumpur yang Lengket Teman-teman, biasanya Danau Kristal adalah tempat paling cantik di dunia. Airnya bening seperti kaca, bunga-bunga teratai bernyanyi tertiup angin, dan ikan-ikan kecil menari balet di bawah air. Tapi hari ini, ada sesuatu yang aneh. Pelan-pelan, air yang bening berubah menjadi cokelat pekat. Hiiiiy! Lumpur itu lengket sekali seperti permen karet raksasa yang cair. Pohon-pohon di pinggir danau mulai tertunduk lesu karena tertutup debu abu-abu. Istana yang dulunya megah, kini tertutup lumpur tebal dan terlihat sangat sedih. Itulah "Istana Lumpur". Rupanya, ada si Monster Lumpur yang sedang menggerutu di sana. Dia merasa kesepian dan ingin semua orang ikut merasa sedih sepertinya. Dia menutup semua kegembiraan dengan lumpur yang berat. "Wah, ini tidak boleh dibiarkan!" kata Pangeran Koko sambil mengusap hidungnya yang terkena percikan lumpur. "Kita harus mengembalikan warna-warni danau ini!" Tapi, bagaimana caranya? Pangeran Koko kan kecil, sedangkan lumpurnya sangat banyak dan berat. Kaki Koko yang kuat pun mulai terasa susah untuk melompat karena lumpur itu mencoba menangkap kakinya. Slurrrp... Aduh, Pangeran Koko hampir terjebak!

Senjata Rahasia: Seruling Ajaib Bintang Kejora Tepat saat Koko hampir tenggelam dalam kolam lumpur yang lengket, dia teringat sesuatu yang berkilau di dalam tas kecilnya. Itu adalah Seruling Ajaib Bintang Kejora! Seruling itu tidak terbuat dari kayu biasa, melainkan dari potongan pelangi yang membeku. Warnanya berubah-ubah—merah, kuning, hijau, biru—setiap kali terkena cahaya matahari. Kata kakek kodok yang bijaksana, seruling ini memiliki kekuatan "Irama Kebahagiaan". Prit! Tuluuulit! Pangeran Koko mulai meniup serulingnya. Dan... ajaib! Dari ujung seruling itu, keluarlah gelembung-gelembung cahaya berbentuk bintang! Gelembung itu terbang mengelilingi Pangeran Koko, melindunginya dari lumpur yang jahat. "Ayo, Seruling Ajaib! Bantu aku membebaskan istana ini!" seru Koko dengan penuh semangat.

Petualangan Seru Dimulai! Kini, Pangeran Koko harus melakukan misi yang sangat berbahaya namun seru! Dia harus melompati jembatan kayu yang licin, menghindari hujan lumpur yang turun dari langit (*Crat! Crot! Crat!*), dan menyusup ke jantung Istana Lumpur. Sepanjang perjalanan, Koko akan bertemu dengan teman-temannya yang butuh bantuan: 1. Cici si Capung, yang sayapnya tidak bisa mengepak karena tertempel lumpur. Pangeran Koko harus meniupkan nada lembut untuk membersihkan sayap Cici. 2. Kura-kura Kakek, yang rumah cangkangnya terjepit di antara tumpukan lumpur yang mengeras. Pangeran Koko harus memainkan musik yang penuh semangat untuk menghancurkan lumpur itu. Setiap kali Koko memainkan nada yang indah, warna-warna yang hilang mulai kembali! Rumput kembali hijau, bunga kembali merah, dan langit kembali biru cerah. "Ayo teman-teman, jangan menyerah!" teriak Pangeran Koko sambil melakukan salto udara. Wusss! Hap! Dia sangat lincah, seperti ninja kodok yang sedang menari!

Mengahadapi Sang Monster Lumpur Akhirnya, Koko sampai di gerbang Istana Lumpur. Di sana, si Monster Lumpur yang besar sudah menunggu. Dia terlihat sangat menyeramkan, tapi tunggu... benarkah dia jahat? Ataukah dia hanya butuh teman untuk bermain? Pangeran Koko menarik napas dalam-dalam. Matanya yang bulat berkilau penuh tekad. Dia tidak menggunakan pedang atau meriam, tapi dia mengangkat seruling ajaibnya tinggi-tinggi. "Monster Lumpur, dengarkan lagu ini!" Musik yang sangat merdu pun mengalun. Musik itu bercerita tentang persahabatan, tentang hangatnya sinar matahari, dan tentang betapa serunya melompat bersama di atas rumput. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah lumpur yang tebal itu akan mencair dan berubah menjadi air mancur yang cantik? Apakah sang Monster akan berhenti menangis dan mulai ikut menari bersama Pangeran Koko?

Ayo, Kita Bantu Pangeran Koko! Teman-teman kecil yang pemberani, petualangan ini belum berakhir! Pangeran Koko masih butuh bantuan kalian untuk meniupkan "angin semangat" agar dia bisa melompat lebih tinggi. Cerita "PANGERAN KODOK DAN SERULING AJAIB: Menghapus Kutukan Istana Lumpur" bukan hanya tentang melawan musuh, tapi tentang kekuatan musik, keceriaan, dan bagaimana hati yang baik bisa mengubah hal yang gelap menjadi terang benderang. Ayo, ambil buku ceritanya, dengarkan setiap nadanya, dan bersiaplah untuk berteriak bersama Pangeran Koko: "Boing! Boing! Keajaiban datang!" Dapatkan petualangan ini sekarang juga dan jadilah bagian dari pahlawan Danau Kristal! Siapkan imajinasi kalian, karena dunia ajaib Pangeran Koko sudah menanti untuk dijelajahi. Sampai jumpa di atas daun teratai, ya!

#DongengAnak #PangeranKodok #CeritaPetualangan #DuniaImajinasi #KarakterAnakPemberani