← Kembali ke Katalog
Katalog/Anak & Remaja/RAHASIA GUNUNG BERAPI MELETUS Tekanan Magma Di Dalam Perut Bumi

RAHASIA GUNUNG BERAPI MELETUS Tekanan Magma Di Dalam Perut Bumi

Kategori: Anak & Remaja, Ceriita Dongeng Anak | Dilihat: 0 Kali

Harga Saat Ini

Rp 8.500 Rp 10.00015%

Preview Audio

Dengarkan cuplikan singkat sebelum membeli.

Preview utama

Detail Produk

Bahasa:Indonesia
Format:MP3
Penulis:Kak Nisa
Narator:Ayu
Durasi:33:04
Penerbit:Duta Ilmu Press
Peringkat:5.00

Share:

Deskripsi

Petualangan Ajaib Si Pipi Tomat: Mengungkap Rahasia Napas Api di Gunung Gumbira* Halo, Ayah, Bunda, dan para Petualang Cilik yang hebat! Pernahkah kalian membayangkan bahwa Bumi tempat kita berpijak ini sebenarnya seperti sebuah mainan raksasa yang penuh kejutan? Terkadang ia tenang seperti kucing yang sedang tidur, tapi di lain waktu, ia bisa bersuara keras seperti raksasa yang sedang bersin! Hari ini, kita akan berkenalan dengan seorang teman baru yang sangat menggemaskan. Namanya Boni. Oh, lihatlah Boni! Pipinya yang bulat dan kemerahan selalu mengingatkan kita pada tomat yang sudah sangat matang dan siap dipetik. Boni adalah anak yang penuh semangat. Hari ini, ia memakai "senjata rahasianya": kaus kaki kuning cerah yang membuat kakinya tampak seperti dua matahari kecil yang melompat-lompat di atas lantai. Bruk, bruk, bruk! Setiap lompatan Boni adalah tanda bahwa sebuah petualangan besar akan segera dimulai. Di balik jendela kamar Boni, berdiri tegak sebuah keajaiban alam bernama Gunung Gumbira. Gunung itu sangat besar, hijau, dan tampak sangat damai. Penduduk desa sering menyebutnya "Raksasa Hijau yang Sedang Tidur". Lihatlah di puncaknya, ada awan putih yang melingkar, persis seperti bantal empuk yang menemani tidur siang sang gunung. Zzz... zzz...

Semuanya tampak begitu tenang, sampai suatu ketika Boni mulai meniup balon merah kesayangannya. Fiuuuuhhh! Fiuuuuhhh! Boni meniup dengan sekuat tenaga. Satu tiupan, dua tiupan, tiga tiupan... balon itu semakin besar, semakin tegang, dan permukaannya terasa keras jika disentuh. "Kek, lihat! Balonku mau meledak!" seru Boni dengan mata berbinar. Saat itulah, Kakek bijak datang mendekat, duduk di samping Boni, dan menunjuk ke arah Gunung Gumbira. "Boni, tahukah kamu? Di dalam perut Gunung Gumbira yang besar itu, sedang terjadi sesuatu yang mirip dengan balonmu."

Rahasia di Dalam Perut Bumi Mari kita masuk ke dalam cerita "RAHASIA GUNUNG BERAPI MELETUS: Tekanan Magma Di Dalam Perut Bumi". Dalam dongeng ini, anak-anak tidak hanya diajak mendengar cerita, tetapi juga diajak berimajinasi tentang apa yang ada di bawah kaki mereka. Kakek bercerita bahwa di dalam perut bumi yang sangat dalam, ada sebuah dapur raksasa yang sangat panas. Di sana, batu-batuan tidak keras seperti yang kita temukan di taman, melainkan mencair menjadi seperti bubur sup yang sangat panas dan berwarna merah menyala. Itulah yang kita panggil dengan nama Magma. Sama seperti Boni yang terus meniupkan udara ke dalam balon merahnya, di dalam bumi pun ada gas dan tenaga yang terus mendorong magma ke atas. "Magmanya ingin keluar, Kek?" tanya Boni penasaran. Kakek mengangguk. Magma itu mendesak, mendorong, dan mencari jalan keluar karena di bawah sana sudah terlalu penuh dan sesak. Bayangkan jika kalian memegang sebuah botol minuman soda dan mengocoknya dengan kuat. Kocok, kocok, kocok! Apa yang terjadi di dalamnya? Ada gelembung-gelembung yang ingin segera lari keluar, bukan? Itulah yang dirasakan oleh Gunung Gumbira. Perutnya terasa penuh, hangat, dan... *A-a-a-chooo!* Saat Sang Raksasa "Bersin" Api Dalam cerita ini, kita akan belajar bahwa gunung meletus bukanlah sesuatu yang harus ditakuti secara berlebihan, melainkan sebuah cara Bumi untuk "bernapas".

Ketika tekanan di dalam perut gunung sudah terlalu kuat dan tidak bisa ditahan lagi, gunung itu akan memberikan tanda-tanda. Burung-burung akan terbang menjauh, dan mungkin ada getaran kecil seperti perut yang sedang keroncongan. Lalu, BOOM! Puncak gunung akan terbuka sedikit, dan awan panas yang seperti kapas abu-abu akan menari-nari ke langit. Magma yang tadinya bersembunyi di dalam, kini keluar dengan gagah berani, berubah nama menjadi Lava. Ia mengalir perlahan seperti madu panas yang berwarna keemasan. Melalui petualangan Boni dan Kakek, anak-anak usia PAUD akan memahami konsep sains yang rumit—yaitu tekanan magma—melalui analogi yang sangat sederhana dan akrab dengan dunia mereka: meniup balon dan botol soda. Gaya bahasa yang hangat akan memandu mereka memahami bahwa setelah gunung "bersin", tanah di sekitarnya justru akan menjadi sangat subur, membuat tanaman tumbuh lebih hijau dan bunga-bunga bermekaran lebih cantik.

Mengapa Buku Ini Wajib Dibaca? Cerita "RAHASIA GUNUNG BERAPI MELETUS" dirancang khusus untuk memuaskan rasa ingin tahu si kecil yang tak terbatas. Dengan karakter Boni yang ceria, anak-anak akan merasa memiliki teman belajar yang seusia dengan mereka. Ilustrasi imajinatif tentang "Bantal Awan" dan "Kaus Kaki Matahari" akan membantu mereka memvisualisasikan keajaiban alam dengan cara yang menyenangkan. Buku ini bukan sekadar pengetahuan, tapi adalah pelukan hangat yang mengajarkan bahwa alam semesta ini hidup dan bercerita kepada kita. Ayah dan Bunda bisa mengajak si kecil melakukan eksperimen kecil bersama Boni di dalam buku ini, sambil menjelaskan betapa hebatnya ciptaan Tuhan yang ada di sekitar kita. Ayo, ajak si kecil memakai "kaus kaki petualang" mereka, duduk manis di pangkuan, dan mulailah membaca. Mari kita temukan jawaban bersama Boni: Mengapa Gunung Gumbira suka bersin? Dan apa yang terjadi pada balon merah Boni selanjutnya? Siapkan diri kalian, karena rahasia besar di bawah perut bumi akan segera terungkap! Selamat berpetualang di dunia imajinasi yang penuh warna dan ilmu pengetahuan!

#DongengAnak #SainsUntukAnak #GunungBerapi #BukuAnakPAUD #PetualanganBoni