← Kembali ke Katalog
Katalog/Anak & Remaja/ASAL GUNUNG PERKASA Cerita Warisan Leluhur

ASAL GUNUNG PERKASA Cerita Warisan Leluhur

Kategori: Anak & Remaja, Ceriita Dongeng Anak | Dilihat: 0 Kali

Harga Saat Ini

Rp 8.500 Rp 10.00015%

Preview Audio

Dengarkan cuplikan singkat sebelum membeli.

Preview utama

Detail Produk

Bahasa:Indonesia
Format:MP3
Penulis:Kak Nisa
Narator:Ayu
Durasi:35:24
Penerbit:Duta Ilmu Press
Peringkat:5.00

Share:

Deskripsi

Pernahkah kalian membayangkan sebuah dunia yang sangat rata? Begitu ratanya, sampai-sampai kalian bisa melihat ujung dunia hanya dengan berdiri di depan pintu rumah! Tidak ada perbukitan untuk mendaki, tidak ada lembah untuk bersembunyi, dan tidak ada gunung tinggi yang menyentuh awan. Itulah Negeri Awan Putih, tempat keajaiban dimulai. Hari ini, kita akan masuk ke dalam sebuah petualangan yang akan membuat jantungmu berdegup kencang seperti suara gendang! Dub-dab, dub-dab! Bersiaplah untuk mengenal pahlawan kecil kita dalam dongeng terbaru yang penuh aksi: "Asal Gunung Perkasa: Cerita Warisan Leluhur".

Si Kecil Berjubah Merah dan Sahabat Bersayapnya Bayangkan seorang anak laki-laki bernama Bani. Dia bukan anak biasa! Bani memiliki rambut yang sangat unik—tegak berdiri ke atas seperti duri landak yang sedang kaget. Kalau kamu menyentuhnya, mungkin rasanya akan sedikit geli! Bani selalu memakai jubah merah kesayangannya. Mengapa merah? Karena merah adalah warna keberanian! Wuuuusss! Wuuuusss! Di Negeri Awan Putih, angin bertiup sangat kencang karena tidak ada yang menghalangi jalannya. Setiap kali Bani berlari, jubah merahnya berkibar gagah seperti sayap burung raksasa. "Ayo, Pipu! Kejar aku kalau bisa!" teriak Bani dengan tawa yang menggelegar. Dan di sampingnya, ada Pipu. Pipu adalah burung biru kecil yang sangat modis. Bayangkan, seekor burung yang memakai topi kecil di kepalanya! Pipu bukan hanya teman bermain, ia adalah penjaga setia Bani. Dengan suara Cit! Cit! yang nyaring, Pipu selalu mengingatkan Bani jika ada genangan air atau jika jubahnya tersangkut di pagar kayu.

Sebuah Rahasia Besar dari Kakek Buyut Namun, teman-teman, Negeri Awan Putih sedang dalam masalah. Karena tanahnya terlalu rata, angin badai sering datang dan meniup jemuran baju ibu-ibu sampai terbang ke bulan! Tanaman wortel dan tomat juga sering terbang terbawa angin. Penduduk negeri merasa sedih karena mereka tidak punya tempat berlindung yang kuat. Suatu malam, Bani menemukan sebuah kotak kayu tua di bawah tempat tidurnya. Itu adalah Kotak Warisan Leluhur. Di dalamnya, terdapat sebuah peta kuno yang bersinar keemasan dan sebuah pesan singkat: "Carilah Jantung Bumi di Tengah Padang Angin, dan Bangunlah Pelindung yang Perkasa." Bani tahu, ini adalah tugas untuknya! Ia tidak ingin lagi melihat topi Pipu terbang ditiup angin badai. Ia ingin negerinya aman. Dengan semangat yang membara, Bani mengencangkan tali jubah merahnya, memakai sepatunya yang paling kuat, dan bersiap untuk beraksi.

Petualangan yang Mendebarkan: Melawan Sang Angin Raksasa! Perjalanan Bani dan Pipu tidaklah mudah. Mereka harus melewati Padang Rumput Menari yang bisa membuat siapa pun yang menginjaknya ikut berjoget tanpa henti. Kiri, kanan, putar! Bani harus melompat dengan lincah agar tidak terjebak dalam tarian rumput. "Hati-hati, Bani! Cit! Cit!" teriak Pipu saat seekor Angin Pusaran mencoba mengangkat mereka ke udara. Inilah bagian yang paling seru! Bani harus menggunakan "Kekuatan Warisan". Ia teringat pesan leluhurnya untuk selalu berani dan tidak menyerah. Di tengah padang yang luas, Bani menemukan sebuah batu raksasa yang tertidur. Itulah Batu Jantung Bumi. Dengan sekuat tenaga, Bani mendorong batu itu. Ugh! Argh! Bani mendorong dengan bahunya, kakinya menjejak kuat ke tanah. Pipu membantu dengan mengepakkan sayapnya sekuat tenaga, menciptakan angin kecil untuk membantu dorongan Bani. Tiba-tiba... Duaaaarrr! Tanah di bawah mereka bergetar. Sesuatu yang besar mulai muncul dari dalam bumi. Sedikit demi sedikit, tanah itu naik ke atas. Dari sebuah gundukan kecil, menjadi bukit, dan terus tumbuh... tumbuh... dan tumbuh menjadi sangat tinggi! Itulah Gunung Perkasa yang pertama!

Mengapa Kamu Harus Mendengarkan Cerita Ini? Ayah dan Bunda, "Asal Gunung Perkasa: Cerita Warisan Leluhur" bukan sekadar dongeng sebelum tidur biasa. Ini adalah perjalanan imajinasi yang dirancang khusus untuk anak usia PAUD (4-6 tahun). 1. Melatih Keberanian: Melalui tokoh Bani, anak-anak belajar bahwa meski tubuh mereka kecil, mereka bisa melakukan hal yang besar jika memiliki tekad dan keberanian. 2. Mengenal Kerja Sama: Hubungan Bani dan Pipu mengajarkan bahwa petualangan akan lebih mudah dan menyenangkan jika dilakukan bersama sahabat. 3. Visualisasi yang Kuat: Dengan deskripsi "rambut landak" dan "jubah merah", anak-anak akan mudah membayangkan karakter ini dalam pikiran mereka, yang sangat baik untuk perkembangan kognitif. 4. Aksi dan Suara: Cerita ini penuh dengan onomatope (kata tiruan bunyi) seperti Wusss, Cit, Brak, dan Duar yang akan membuat sesi mendongeng menjadi sangat interaktif dan tidak membosankan

Mari Bergabung dalam Petualangan Bani! Apakah Bani berhasil membangun gunung-gunung lainnya? Bagaimana cara Bani menghadapi Angin Raksasa yang marah karena jalannya dihalangi oleh gunung? Dan kejutan apa lagi yang ada di dalam Kotak Warisan Leluhur? Jangan biarkan si kecil melewatkan keseruan ini! Mari ajak mereka duduk melingkar, matikan televisi, dan biarkan imajinasi mereka terbang tinggi bersama Bani dan Pipu di Negeri Awan Putih. Siapkan suaramu yang paling seru, kepakkan tanganmu seperti Pipu, dan bersiaplah berteriak... "Ayo, Gunung Perkasa, Tumbuhlah!" Dapatkan cerita lengkapnya dan jadilah saksi lahirnya gunung-gunung pelindung di dunia kita. Selamat berpetualang, para pahlawan cilik!

#DongengAnak #PetualanganBani #GunungPerkasa #CeritaPaud #WarisanLeluhur