RUSA TANGGUH BIJAK Pantang Menyerah Selalu
Kategori: Anak & Remaja, Ceriita Dongeng Anak | Dilihat: 0 Kali
Harga Saat Ini
Preview Audio
Dengarkan cuplikan singkat sebelum membeli.
Detail Produk
Deskripsi
Petualangan Si Bintik Gula: Belajar Menjadi Rusa yang Tak Pernah Menyerah! Halo teman-teman kecil yang hebat! Apa kabar hari ini? Apakah kalian sudah siap untuk memakai sepatu petualangan kalian? Ayo, pegang tangan Ayah dan Bunda, karena kita akan terbang menuju sebuah tempat yang sangat, sangat jauh, namun sangat indah. Kita akan masuk ke Hutan Pelangi! Coba tutup mata kalian sebentar... Sstt! Bisakah kalian membayangkannya? Di Hutan Pelangi, pohon-pohonnya tidak hanya berwarna hijau. Lihat ke atas! Daun-daunnya warna-warni seperti permen kapas yang sering kalian lihat di pasar malam. Ada yang merah muda lembut, ada yang biru langit, dan ada yang kuning cerah seperti mentega. Wah, kalau tertiup angin, daun-daun itu berbunyi krisik-krisik seperti suara bungkus kado yang dibuka.
Cantik sekali, ya? Tuk, tuk, tuk! Dengar tidak? Itu bukan suara ketukan pintu, lho. Itu suara langkah kaki mungil yang melompat di atas rumput empuk. Itu dia! Kenalkan, ini sahabat baru kita, namanya Ruru! Ruru adalah rusa kecil yang paling menggemaskan di seluruh hutan. Bulunya berwarna cokelat hangat seperti cokelat panas di pagi hari. Dan lihat punggungnya! Ada bintik-bintik putih kecil yang berderet rapi. Kalau dilihat-lihat, Ruru jadi mirip kue cokelat yang diberi taburan gula halus di atasnya! Nyam, nyam! Jadi ingin memeluknya, kan? Hidung Ruru yang hitam dan basah selalu bergerak-gerak lucu. Endus, endus! Wah, pagi ini Ruru sedang mencium aroma bunga matahari yang baru mekar. Harumnya sampai ke dalam mimpi! "Halo Matahari! Halo Pohon!" sapa Ruru dengan suara cemprengnya yang ceria. Ruru adalah rusa yang sangat sopan dan penuh semangat. Tapi, tahukah teman-teman? Hari ini Ruru punya sebuah misi rahasia yang sangat besar!
Tekad Si Kecil Ruru di Bukit Jeli Di dalam buku dongeng "RUSA TANGGUH BIJAK: Pantang Menyerah Selalu", kita akan mengikuti perjalanan Ruru menuju Puncak Awan Madu. Kenapa Ruru ingin ke sana? Karena di sana tumbuh "Rumput Pelangi" yang katanya bisa membuat siapa pun yang memakannya menjadi sehat dan kuat. Ruru ingin membawakan rumput itu untuk Kakek Rusa yang sedang lemas. Tapi, perjalanannya tidak semudah memakan biskuit, teman-teman! Ruru harus melewati Bukit Jeli yang sangat licin. Wiuuuu... sret! Baru saja melangkah, kaki Ruru terpeleset. Gubrak! Aduh, Ruru jatuh terduduk. Pantatnya yang bulat mengenai tanah. Apakah Ruru menangis? Matanya sempat berkaca-kaca, sih. Air matanya hampir saja jatuh seperti butiran mutiara. Tapi kemudian, Ruru ingat pesan Ibu Rusa: "Ruru, kalau jatuh, kita tidak boleh lupa untuk tertawa dan mencoba lagi." Ruru pun berdiri lagi, membersihkan debu di lututnya, dan berkata, "Aku pasti bisa! Aku adalah Rusa Tangguh!" Di tengah jalan, Ruru bertemu dengan teman-temannya yang lucu. Ada Momo si Monyet yang suka salah memakai kaos kaki, dan Pip si Pipit yang suaranya mirip peluit mainan. Mereka semua ikut menyemangati Ruru. "Ayo Ruru! Sedikit lagi! Kamu pasti sampai!" seru Momo sambil bergelantungan terbalik.
Mengapa Teman-Teman Harus Membaca Cerita Ini? Cerita Ruru bukan hanya tentang berjalan-jalan di hutan yang indah, lho. Melalui mata Ruru yang bulat dan jernih, teman-teman akan belajar sesuatu yang sangat berharga. Nama sifatnya adalah "Pantang Menyerah". Apa sih pantang menyerah itu? Pantang menyerah itu seperti saat teman-teman belajar memakai sepatu sendiri. Awalnya susah, talinya melilit-lilit, tapi teman-teman tetap mencoba sampai berhasil! Nah, Ruru akan menunjukkan betapa serunya berjuang dengan hati yang gembira. Selain itu, Ruru juga sangat Bijak. Walaupun dia masih kecil, Ruru tahu bahwa menolong orang lain (seperti Kakek Rusa) adalah hal yang paling keren di dunia. Ruru akan mengajarkan kita bahwa menjadi kuat tidak harus memiliki otot yang besar, tapi memiliki hati yang sabar dan tidak mudah putus asa. Gaya ceritanya sangat lucu, lho! Kalian akan tertawa melihat tingkah Ruru yang kadang-kadang pelupa, atau saat dia mencoba berbicara dengan batu besar yang dia kira adalah kura-kura raksasa. Hihihi!
Ayo, Ikuti Petualangan Ruru Sekarang! Bunda dan Ayah, cerita "RUSA TANGGUH BIJAK: Pantang Menyerah Selalu" adalah teman pengantar tidur yang sempurna atau bacaan seru di sore hari. Ilustrasinya yang penuh warna akan membuat si kecil betah berlama-lama menatap setiap halaman. Kalimat-kalimatnya yang interaktif mengajak anak-anak untuk ikut berinteraksi, seperti ikut mengendus aroma bunga bersama Ruru atau ikut melompat menghindari genangan air. Ayo, kita dukung Ruru sampai ke Puncak Awan Madu! Apakah Ruru berhasil mendapatkan Rumput Pelangi itu? Bagaimana cara Ruru melewati jembatan pelangi yang bergoyang-goyang? Jangan sampai ketinggalan petualangan paling menggemaskan tahun ini. Yuk, buka bukunya, dengarkan ceritanya, dan biarkan imajinasi kalian menari-nari di Hutan Pelangi bersama Ruru si Rusa Tangguh! Sampai jumpa di dalam cerita, teman-teman! Wuuush! Mari berangkat!
#DongengAnak #RusaTangguh #CeritaPAUD #PantangMenyerah #HutanPelangi




