← Kembali ke Katalog
Katalog/Anak & Remaja/TAMAN AKHLAK MULIA Menanam Kebaikan Sehari-hari

TAMAN AKHLAK MULIA Menanam Kebaikan Sehari-hari

Kategori: Anak & Remaja, Ceriita Dongeng Anak | Dilihat: 0 Kali

Harga Saat Ini

Rp 8.500 Rp 10.00015%

Preview Audio

Dengarkan cuplikan singkat sebelum membeli.

Preview utama

Detail Produk

Bahasa:Indonesia
Format:MP3
Penulis:Kak Nisa
Narator:Ayu
Durasi:30:55
Penerbit:Duta Ilmu Press
Peringkat:5.00

Share:

Deskripsi

Petualangan Ajaib dari Balik Jendela: Rahasia Taman Akhlak Mulia Halo, Ayah, Bunda, dan Guru-guru hebat di seluruh Nusantara! Apakah hari ini sudah melihat si kecil tersenyum saat bangun tidur? Apakah hari ini mereka sudah menemukan keajaiban di balik hal-hal sederhana? Setiap anak adalah benih yang butuh disiram dengan kasih sayang dan pupuk kebaikan. Namun, terkadang mengajarkan nilai-nilai kesantunan, kejujuran, dan kemandirian terasa menantang, bukan? Nah, siapkan imajinasi Ayah dan Bunda, karena kita akan segera memasuki sebuah dunia di mana setiap kata "Tolong" bisa menumbuhkan bunga melati, dan setiap kata "Terima Kasih" bisa membuat pelangi muncul di dalam rumah. Selamat datang dalam petualangan menghangatkan jiwa: "TAMAN AKHLAK MULIA: Menanam Kebaikan Sehari-hari."

Si Kecil Bimbim dan Rambut Sarang Burungnya Mari berkenalan dengan pahlawan kecil kita, Bimbim. Bimbim adalah anak laki-laki berusia lima tahun yang sangat ceria, persis seperti putra-putri Anda di rumah. Dia punya rasa ingin tahu yang sebesar gunung dan tawa yang serenyah kerupuk. Lihat! Rambut Bimbim lucu sekali pagi ini. Berantakan seperti sarang burung! Hi-hi-hi. Matahari pun ikut tersenyum melihatnya. Matahari mengintip malu-malu dari balik jendela, seolah ingin mengajak Bimbim bermain. Wushhh! Angin sepoi-sepoi meniup gorden biru di kamar Bimbim. Bau bunga melati dari halaman rumahnya masuk ke dalam kamar, harum sekali, seperti bau kue yang baru matang! "Auuuummm!" Bimbim menguap lebar, mencoba menangkap sisa-sisa mimpinya. Tanpa ragu, dia melompat dari kasur. Hap! Kakinya mendarat di karpet yang empuk. Dengan semangat yang meluap-luap, dia berseru, "Selamat pagi, Matahari!" sambil membuka jendela lebar-lebar. Tiba-tiba... Zruuut... Cling! Sesuatu yang berkilau, sekecil butiran debu namun bersinar seperti permata, hinggap tepat di ujung hidung Bimbim. "Eh? Kamu siapa?" bisik Bimbim heran. Hidungnya terasa geli, hachi! Dia bersin kecil, tapi benda berkilau itu tidak pergi. Ternyata, itu adalah Si Kelip, peri kecil penjaga "Taman Akhlak Mulia" yang tersembunyi di hati setiap anak.

Menjelajahi Taman yang Tumbuh karena Kebaikan Si Kelip mengajak Bimbim melakukan sebuah perjalanan ajaib yang terjadi di dalam rumahnya sendiri. Di sinilah petualangan yang sesungguhnya dimulai! Dalam buku ini, anak-anak tidak hanya diajak membaca, tapi diajak merasakan bahwa setiap perilaku baik mereka memiliki kekuatan "sakti". Si Kelip menunjukkan kepada Bimbim sebuah taman rahasia di sudut halaman belakang. Anehnya, taman itu terlihat agak layu. "Kenapa bunganya menunduk, Kelip?" tanya Bimbim sedih. "Taman ini hanya bisa mekar kalau ada anak hebat yang menggunakan 'Mantra Ajaib'," jawab Kelip sambil berputar-putar di udara. Bimbim pun belajar. Saat dia duduk di meja makan dan berkata, "Bunda, *tolong** ambilkan nasinya, ya?"* Tiba-tiba... Ting! Sebuah kuncup bunga mawar merah muncul di Taman Akhlak Mulia. Lalu, saat Bimbim selesai makan dan mencuci piring plastiknya sendiri sambil berucap, "Alhamdulillah, *terima kasih** Bunda untuk makanannya yang enak!"*... Syattt! Kelopak bunga itu mekar dengan indahnya, mengeluarkan cahaya keemasan. Namun, tantangan muncul saat Bimbim merasa kesal karena mainan mobil-mobilannya direbut oleh adiknya. Wajah Bimbim memerah. Dia ingin berteriak! Tapi Si Kelip berbisik lembut di telinganya tentang "Pohon Sabar". Jika Bimbim bisa berbagi dan memaafkan, sebuah pohon besar dengan buah yang manis akan tumbuh di tamannya. Akankah Bimbim berhasil menahan amarahnya dan menumbuhkan Pohon Sabar itu?

Mengapa Buku Ini Wajib Menjadi Teman Tidur Si Kecil? Dongeng "TAMAN AKHLAK MULIA: Menanam Kebaikan Sehari-hari" dirancang khusus untuk anak usia PAUD (4-6 tahun). Mengapa buku ini begitu spesial? 1. Visualisasi Karakter yang Kuat: Melalui tokoh Bimbim yang menggemaskan, anak-anak akan merasa memiliki teman yang sedang belajar hal yang sama dengan mereka. 2. Bahasa yang Hidup: Menggunakan banyak onomatope (kata tiruan bunyi) seperti Wushhh, Hap, Cling, dan Zruuut yang sangat disukai anak-anak untuk melatih pendengaran dan daya imajinasi mereka. 3. Konsep Akhlak yang Konkret: Bagi anak usia PAUD, konsep "baik" atau "sopan" mungkin terlalu abstrak. Buku ini mengubah konsep tersebut menjadi sesuatu yang visual—seperti menanam bunga atau merawat taman. 4. Interaksi Orang Tua dan Anak: Setiap bab dilengkapi dengan pertanyaan pemantik yang bisa Ayah dan Bunda gunakan untuk berdiskusi dengan si kecil. "Kalau Bimbim punya taman, bagaimana dengan taman di hati [Nama Anak] hari ini?"

Mari Menanam Benih Kebaikan Sekarang juga! Ayah dan Bunda, masa emas anak-anak kita tidak akan terulang dua kali. Sekarang adalah saat yang paling tepat untuk mengisi memori mereka dengan indahnya perilaku terpuji. Melalui kisah Bimbim dan Si Kelip, kita tidak sedang menggurui mereka, melainkan mengajak mereka berpetualang mencari harta karun yang paling berharga: yaitu akhlak yang mulia. Dapatkan buku "TAMAN AKHLAK MULIA: Menanam Kebaikan Sehari-hari" dan saksikan bagaimana rumah Anda perlahan berubah menjadi taman penuh cinta. Biarkan si kecil bangun setiap pagi dengan semangat seperti Bimbim, siap untuk mengucapkan kata-kata ajaib yang membuat dunia menjadi tempat yang lebih indah. Ayo, tunggu apa lagi? Mari kita buka jendelanya, sapa mataharinya, dan biarkan Si Kelip hinggap di hidung si kecil untuk memulai petualangan hari ini! *Klik tautan di bawah ini untuk memesan keajaiban sekarang juga!*

#DongengAnak #PendidikanKarakter #PendidikanAnakUsiaDini #BukuAnakMuslim #TamanAkhlakMulia